Artikel

Kunjungan Literasi MI Terpadu



Singaparna — Sekitar 30 siswa MI Terpadu Cintaraja mengikuti kegiatan kunjungan literasi di Rumah Pustaka Nararya pada 1 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi yang dilaksanakan bersama Kelompok KKN UNPAD 64 Cintaraja.

Kunjungan tersebut dirancang tidak hanya sebagai kegiatan membaca, tetapi juga sebagai pengalaman belajar yang menghubungkan cerita dengan aktivitas kreatif. Anak-anak diajak mengenal Rumah Pustaka Nararya sekaligus menikmati kegiatan literasi dalam suasana yang menyenangkan.

Kegiatan diawali dengan membaca nyaring (read aloud). Anak-anak menyimak buku cerita yang dibacakan secara bersama-sama. Mereka diajak mengikuti alur cerita dan memperhatikan berbagai hal yang muncul dalam cerita.

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah kincir angin yang terdapat dalam cerita. Dari cerita tersebut, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas kreatif. Anak-anak diajak membuat kincir angin dari kertas dengan mengikuti tahapan yang diberikan oleh pendamping.

Kincir angin yang sebelumnya hadir sebagai bagian dari cerita kemudian diwujudkan dalam bentuk karya. Anak-anak tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga mengembangkan gagasan dari apa yang mereka temukan dalam bacaan. Dengan bahan sederhana, mereka mencoba membuat karya sendiri hingga dapat dimainkan.

Foto hasil membuat kincir angin dengan siswa MI

Aktivitas tersebut membuat kegiatan membaca menjadi lebih dekat dengan pengalaman anak. Isi cerita menjadi sumber ide untuk berkarya, sehingga kegiatan literasi tidak berhenti ketika cerita selesai dibacakan.

Antusiasme anak-anak terlihat ketika mereka mengikuti proses pembuatan kincir angin. Mereka mencoba menyelesaikan karya masing-masing dan menunjukkan hasilnya setelah selesai. Suasana Rumah Pustaka Nararya pun menjadi semakin semarak dengan aktivitas membaca dan berkarya.

Bagi Rumah Pustaka Nararya, kunjungan seperti ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman literasi yang lebih beragam bagi anak-anak. Taman bacaan tidak hanya menjadi tempat untuk menemukan bahan bacaan, tetapi juga tempat untuk mengembangkan imajinasi dan mengolah gagasan yang diperoleh dari bacaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kunjungan Literasi KKN UNPAD 64 bersama Rumah Pustaka Nararya. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk mendekatkan anak-anak dengan bahan bacaan sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan di taman bacaan.

Kunjungan siswa MI Terpadu Cintaraja menunjukkan bahwa sebuah cerita dapat menjadi awal dari banyak pengalaman. Anak-anak membaca cerita tentang kincir angin, menemukan gagasan di dalamnya, kemudian mencoba membuatnya sendiri. Bacaan pun tidak berhenti di halaman buku, tetapi bergerak menjadi pengalaman, kreativitas, dan karya anak.