Artikel

KKN UNPAD 64 Tuntaskan Gerakan Literasi Anak



KKN UNPAD 64 Tuntaskan Gerakan Literasi Anak

Singaparna — Kelompok KKN UNPAD 64 Cintaraja bersama Rumah Pustaka Nararya menuntaskan rangkaian kegiatan literasi anak yang berlangsung pada 18 Juli hingga 2 Agustus 2026. Beragam kegiatan dihadirkan, mulai dari membaca nyaring, mengulas buku, membuat proyek, menulis cerita, hingga kunjungan literasi.

Kegiatan bersama anak-anak Perum Asri Residence Cintaraja diawali dengan Membaca Nyaring pada 18 Juli, kemudian Cerdas Mengulas Buku pada 19 Juli, Project Berbasis Isi Buku pada 25 Juli, dan Menulis Cerita pada 26 Juli. Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan Kegiatan Puncak Literasi pada 2 Agustus 2026.

Sementara itu, pada 1 Agustus 2026, Rumah Pustaka Nararya menerima Kunjungan Literasi siswa kelas 5 MI Cintaraja. Dalam kunjungan tersebut, para siswa berkesempatan mengenal Rumah Pustaka Nararya dan mengikuti aktivitas literasi secara langsung.

Ketua Kelompok KKN UNPAD 64 Cintaraja, Naomi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa maupun anak-anak yang terlibat.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Rumah Pustaka Nararya. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan. Bagi kami, ini juga menjadi pengalaman untuk belajar bersama anak-anak melalui kegiatan membaca, membuat proyek, dan menulis.”

Pada penutupan kegiatan, Ketua Rumah Pustaka Nararya, Nita Nurhayati, menyampaikan terima kasih kepada Kelompok KKN UNPAD 64 Cintaraja atas kolaborasi dan keterlibatannya dalam seluruh rangkaian kegiatan literasi.

“Terima kasih kepada Naomi dan seluruh teman-teman KKN UNPAD 64 Cintaraja yang telah membersamai anak-anak dalam rangkaian kegiatan literasi ini. Kolaborasi ini memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus memperkaya kegiatan di Rumah Pustaka Nararya.”

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan Rumah Pustaka Nararya sebagai tempat anak-anak membaca, belajar, berkarya, dan berbagi. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa literasi dapat tumbuh melalui beragam aktivitas, dari membaca hingga mengulas, mencipta, dan menghasilkan karya